MusicBandung

All about the latest information from Event and the Music
email: musicbandung@gmail.com

Search

Additional pages

Twitter feed

Find me on...

Posts I like

More liked posts

99ERS PRESENT

9COUSTIC RED AND SHINE

29 MEI 2012 @ BOBER TROPICANA 12.00 - 21.00 WIB

WITH:

HOMOGENIC

JUICY LUICY

LA LUNA

MAUDY AYUNDA 

ELECTRA

CARDIO

KIKAN

HOLLYWOOD NOBODY

S9B

A.F.F.E.N Album Release “THE SUN OF PANDORA”

Tanpa terasa satu tahun sudah usia kebersamaan A.F.F.E.N yang beranggotakan Hariz Lasa (vocal, guitar), Elmo Rinaldy (guitar, vocal), Fariz ‘Babam’ Bramaditia (guitar, synthetizer, vocal), Mohammad ‘Ican’ Ifsan (bass, vocal), Hari ‘Bre’ Prakoso (drum), serta Ebong Permana (cello). Kini A.F.F.E.N sudah sering terdengar sebagai bagian line up berbagai acara musik, begitupula kehadiran mereka di berbagai media massa baik dalam bentuk review.

Meskipun A.F.F.E.N terbilang pendatang baru, band asal Bandung ini cemerlang lewat dua rilisan single berjudul Like Life’s Easily Ended dan Emily. Kedua single ini mendapat ulasan dan respon yang baik dari berbagai pihak. Tidak hanya membidik lingkungan lokal, di Bite My Music Award, sebuah international indie music award dengan peserta band/ musisi dari berbagai belahan dunia dari USA, Europe, Asia sampai Africa.

Di award ini nama A.F.F.E.N tercatat menempati peringkat empat untuk kategori Best Genre Bender, dan urutan tiga untuk kategori Beberapa pendapat yang muncul menganggap A.F.F.E.N memilih tema dan musik yang berat. Menghadapi hal itu salah satu personel menjawab bahwa tema A.F.F.E.N adalah kehidupan sehari-hari serta musik yang diperdengarkan adalah bahasa universal yang mewakili rasa lagu. Begitu pula kata - kata yang digunakan dalam lirik bukanlah istilah-istilah yang sulit “Tema yang dipilih itu kejadian sehari-hari. Bahkan sering kita mendengar seseorang mengeluh dan berbicara ingin mati. Bunuh diri dalam Like Life’s Easily Ended itu optimisme dari hujan yang membasuh tekanan untuk bunuh diri,” ujarnya.

A.F.F.E.N memilih The The Sun of Pandora sebagai nama album pertama mereka. Diambil dari legenda Yunani terkenal Box of Pandora, Pandora diceritakan sebagai wanita pertama yang diciptakan dewa. Ketika itu dewa memberikan sebuah kotak pada Pandora namun melarang Pandora untuk membukanya.

Suatu hari Pandora amat tergoda untuk mengetahui isi kotak itu. Saat tutupnya terbuka, dari dalam kotak lepas segala keburukan hingga tersebar ke seluruh muka bumi. Bersama segala keburukan itu tersisa hal terakhir yang sanggup menjadi penawar isi kotak terlarang tersebut. Hal itu adalah “harapan” yang tidak boleh hilang dari setiap manusia saat menghadapi keburukan The The Sun of Pandora adalah harapan yang menerangi cerita dalam album pertama A.F.F.E.N. Meskipun Like Life’s Easily Ended menuturkan tendensi bunuh diri, Last Lullaby adalah kenangan terakhir dari cinta yang pernah dirasa, Same Sky adalah ikatan rasa yang terpisah jarak ruang waktu, dan Emily adalah sosok tertekan sepanjang hidup, setiap lagu di album ini menyiratkan optimisme dan harapan yang tak pernah pudar akan keindahan matahari.

Proses kelahiran The Sun of Pandora memakan waktu kurang lebih empat bulan sejak Januari 2012. Pengerjaan album berseling dengan jadwal A.F.F.E.N tampil di berbagai panggung dan kemunculan di berbagai media massa baik cetak maupun elektronik. Recording, mixing, dan mastering semua lagu di The Sun of Pandora dibidani Adhit Android (Helm Proyek), seorang sound engineer, yang kehandalannya sudah cukup dikenal di lingkungan permusikan kota.

Proses pembuatan lagu berawal dari bagan musik yang dibuat oleh Babam. Kemudian Hariz akan membuat lirik yang dirasa sesuai dengan jiwa dan karakter lagu tersebut dan pada akhirnya diaransemen bersama seluruh personil A.F.F.E.N lainnya, Elmo, Ican, Haribre dan Ebong, sehingga menjadi lagu yang utuh dan sempurna. Jangkauan musik A.F.F.E.N dalam The Sun of Pandora berkisar antara pop, rock, shoegaze, post-rock, electronic/dance hingga folk.

Semua warna musik tiap personel diformulasikan menjadi karakter A.F.F.E.N yang masih akan berkembang dan berevolusi. A.F.F.E.N selalu membiarkan pendengar menginterpretasi lagu – lagu mereka dengan caranya masing – masing. Meski begitu A.F.F.E.N tetap berbagi apa yang mereka pikirkan tentang lagu – lagu tersebut. Di album ini A.F.F.E.N memusatkan perhatian pada sosok Emily dengan cerita hidupnya. Jika lagu - lagu A.F.F.E.N ternyata lebih mengena bila diartikan dari persektif kisah pribadi kita, maka itulah makna lagu tersebut. Selamat menyimak.

(@donzculik for A.F.F.E.N’s album “The Sun of Pandora” release, May 2012)

HUMAS ‘09 FIKOM UNPAD BANDUNG Present:

PADJADJARAN CULINARY RACE 2012

‘Start Your Food Journey’ 

May 26th, 2012

Start at UNPAD Bandung Jl. Dipati Ukur 

Finish: Clio Cafe, Jl. Supratman No. 45

Untuk mendapatkan formulir pendaftaran dan keterangan lebih lanjut dapat menghubungi:

(Putri Ananda Sista) 08561393084 (21DCCC9A)

(Erwinda Nadya) 087888005330 (26DFF1D)

Twitter: @PCR2012

Music Network #7 

Featuring:

Sigmun, Innocenti, The Triangle, Tristan & A Rock Gun.

Tuesday, May 22nd, 2012 

at Hard Rock Cafe, Jakarta. 

Start from 9 PM

Matchbox Twenty Bersiap Rilis Album Baru

Hampir 10 tahun Matchbox Twenty mempersiapkan album baru yang nantinya akan di rilis pada 4 September 2012 mendatang. Album tersebut bertajuk ‘North’. Sang vokalis, Rob Thomas menyatakan bahwa single pertama dari album tersebut, ‘She’s So Mean’ akan segera di keluarkan sekitar 2 minggu kedepan.

Rob Thomas sendiri sempat bersolo karir dan pernah merilis setidaknya 2 album sepanjang karir solonya. Adapun pada tahun 2005 Thomas merilis album pertama yang bertajuk ‘Something To Be’, dan 4 tahun berselang pada tahun 2009 ia mengeluarkan album solo keduanya ‘Cradlesong’.

Duta reggae Indonesia, Ras Muhamad hipnontis Norwegia

Penampilan Duta Reggae Indonesia Ras Muhamad di panggung kehormatan berhasil menghipnotis warga Norwegia yang tengah rangka merayakan Hari Kostitusi Norwegia di Taman Kuba atau Kuba Parken di Oslo, Norwegia.

Di panggung berukuran 5x4 meter berhiaskan backdrop bertuliskan SOS-Rasisme, Ras Muhamad menggebrak panggung dengan beberepa lagu seperti A Letter to Mama, Crisis dan lagu-lagu lain dari Album Reggae Ambassador, Next Chapter dan Album Berjaya.

Menejer internasional Ras Muhammad, Iyunk mengatakan Ras tampil bersama musisi reggae dari Norwegia Kasimba yang berkemeja batik dan menghipnotis panggung.

Konser ini berlangsung meriah dan dihadiri ratusan pengunjung yang duduk di hamparan rumput sembali bergoyang mengikuti alunan irama musik reggae di depan panggung di tengah siraman cahaya mentari sore yang menyenangkan.

Warga Norwegia memperingati Hari Konstitusi dengan bangga dan percaya diri. 

Perayaan Hari Konstitusi 17 Mei dirasakan lebih berarti dan memiliki nilai khusus bagi warga Norwegia setelah mengalami serangan teroris dan pembunuhan massal tanggal 22 Juli tahun lalu.  Sang teroris tidak setuju dengan kebijakan imigrasi pemerintah yang dianggap terlalu terbuka bagi warga asing.

Selain menggarap musik kolaborasi Indonesia-Norwegia, Ras Muhamad sangat senang saat diajak Kasimba, musisi reggae Norwegia asal Kenya untuk ikut memeriahkan panggung gembira tersebut, demikian Iyunk. 

Penampilan tersebut diyakini akan lebih memperkenakan Indonesia kepada warga Norwegia.

Ras Muhamad dilahirkan di Jakarta dari seorang ibu diplomat yang mendapat tugas ke Amerika Serikat pada tahun 1990-an dan menetap di Amerika Serikat sampai 2005.

Pengagum Bob Marley dan Peter Tosh ini banyak bersentuhan dengan musisi reggae asal Jamaika di Brooklyn, New York. 

Ras menyebut jenis reggae-nya dancehal, perpaduan reggae dan hip-hop. Ras Muhamad tidak sekadar belajar reggae, tetapi juga menyentuh filosofi reggae.

Ras banyak mempelajari pemikiran pemimpin dan pejuang Ethiopia, Haile Selassie yang mempromosikan multilateralisme, kolektifisme, dan menentang feodalisme. 

Jafar M Sidik

Video ini adalah video klip kedua NAIF di album keenam mereka, Planet Cinta. Cinta Untuknya, sebuah lagu cinta ala NAIF yang merupakan single ketiga (setelah Karena Kamu Cuma Satu dan Buta Hati).

Pengambilan gambar dalam video klip ini dilakukan dua tahap. Yang pertama adalah adegan para personil NAIF sendiri-sendiri di dalam kamar hotel mereka saat melakukan tour di akhir tahun 2011. Dalam adegan ini, sengaja sang sutradara, Budi Cuprit, mengambil gambar David, Pepeng, Emil dan Jarwo dalam keadaan bangun tidur dan belum mandi, agar terlihat alami. Kemudian tahap kedua dilakukan di awal tahun 2012, dengan menghadirkan seorang model cantik, Hannah Al Rashid, sebagai bintang tamu, dengan maksud agar terbangun cerita yang menerangkan isi lagu Cinta Untuknya.

Selamat menikmati!

Dedikasi Sang Musisi Dalam Sebuah Konser Binsa Seni Vokal

Sekolah musik Bina Seni Vokal kembali menggelar sebuah konser pada tanggal 19 Mei 2012 yang bertemakan “Alunan Nada Kebangkitan Indonesia” yang bertempat di kampus STSI Bandung. Pertunjukan olah vokal ini digelar demi memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Hampir semua nyanyian yang ada dalam konser ini berisikan alunan-alunan lagu khas anak negeri. Dekat sebelum acara ini terlaksana Aat Suratin membuka awal pagelaran kepada para penonton dengan sedikit mendapat berita duka, yaitu dimana sang maestro yang menggagas pagelaran ini yaitu Eri Palamarta RAF dikabarkan meninggal dunia sehari sebelum acara ini digelar. Kang aat sedikit menyampaikan bagaimana sebenarnya acara ini terselenggara. Beliau mengungkapkan acara ini terse;enggara sepenuhnya karena kekeluargaan yang dibangun oleh anak-anak BSV sendiri. Tak ada campur tangan orang luar. Kang Aat pun menyampaikan pagelaran konser kali ini sepenuhnya dedikasi dari Alm. Eri RAF sepanjang karirnya. “Beliau lah yang membangun pagelaran ini dan kami semua mendedikasikan acara ini untuk beliau” unkap kang Aat. Setelah itu acara yang di hadiri oleh Walikota Bandung, Dada Rosada ini pun dibuka oleh kaka dari Alm. Eri RAF yaitu Ogi RAF memimpin para BSV Choir dengan sebuah konsep pembukaan yang sangat unik dimana para BSV Choir menyanyi dengan tidak bersuara. Lalu setelah itu pun para BSV Choir menyanyikan sebuah lagu dengan berduet bersama dengan seorang presenter berita yang pandai bernyanyi yaitu Tina Talisa. Mereka menyanyikan lagu dari Chirsye yang berjudul “Kami Cinta Indonesia”. Lagu ini menceritakan tentang keprihatinan anak negeri terhadap kepedihan dan kesedihan yang menimpa Indonesia. Setelah itupun para ibu-ibu tampil dihadapan para penonton yang bergabung dalam sebuah group vokal yang dinamakan Swara Kania. Sangat indah dan merdu sekali ketika beliau-beliau ini menyanyikan beberapa buah lagu. Acara ini semakin ramai dan meriah ketika para anak-anak binaan dari BSV satu persatu mulai mengisi acara. Ada sekelompok anak dari SD Karang Pawulang tampil membawakan lagu-lagu anak yang mungkin kita semua sudah lupa akan lagu itu. Setelah itu sekelompok anak yang menamakan mereka Childern Choir pun masuk bernyanyi dengan penuh semangat dan keceriaan. Masih banyak lagi bakat-bakat yang di tampilkan dari hasil BSV sendiri. Ada yang bernamakan group Disney, Journey of Love, Grey, Etnik, Music Fantasy, Boyband Boygilr dan banyak lainnya. Semua penampil-penampil ini tidak lepas dari bagaimana seorang kang Eri RAF bersama-sama membangun BSV ini sangat bekembang. Banyak sekali talenta-talenta muda yang di hasilkan beliau selama hidupnya. Lalu sebagai bintang tamu ada sosok Rio Febrian pula mengisi acara ini. Disini Rio Febrian bernyanyi berduet bersama salah satu binaan dari BSV sendiri. Dan di ujung-ujung acara pun Rio Febrian bernyanyi lagu “Pertiwi” dengan indah demi menciptakan suasana yang sangat harmonis dan megah. Acara yang di pandu oleh Tika Priatna ini pun semakin meriah di ujung acara ketika seluruh BSV Choir bernyanyi bersama-sama semua dengan Mala “Numata” .  Di akhir suasana sangat mengaharukan dimana pada saat itu kang Aat memberikan sebuah penghargaan kepada Ibu Nani Dada Rosada atas dedikasi beliau dalam mengembangkan dunia seni budaya khususnya dalam dunia tarik vokal. Dan di penghujung acara pun seluruh pengisi acara pada malam itu tampil bernyanyi dan penampilan terakhir mereka itu , mereka dedikasikan lagi-lagi untuk sang penggagas acaran ini kang Eri RAF. “Tak ada yang bisa membatasi saya dalam membuat sebuah karya seni, setiap orang bebas berekspresi dan berkreasi”. Itu lah kata-kata uang di ucapkan Kang Eri sebelum beliau di meninggalkan dunia ini. Dalam konsernya kali ini harapan dari seluruh penggagas acara ini adalah semua bisa bernyanyi dengan penuh kebebasan dan bisa membangkitkan semangat anak-anak muda sekarang. Seni bukanlah sesuatu yang mutlah, tidak ada nilai karya seni baik atau buruk, karena seni merupakan selera. Penuh warna, penuh bahasa, bermacam rasa, dan penuh karya dalam satu cinta. “Semua itu di tampilkan dalam satu alunan nada, Alunan Nada Kebangkitan untuk Indonesia”.

Author by: Egi Nugraha ( @_eginugraha_ )

NGHBRS merilis single, “Animals”

Dengarkan Single NGHBRS - animals disini: 

Amanda Palmer merilis single terbaru, Do It With A Rockstar

Single terbaru dari Amanda Palmer & The Grand Theft Orchestra’s untuk album keempat mereka. Dengarkan disini 

Vampire Everywhere! merilis single terbaru mereka

Vampire Everywhere! akan merilis album terbaru mereka “Hellbound And Heartless” pada 19 juni mendatang dibawah Hollywood Waster Records. lihat detail album, tracklist lagu dan juga dengarkan single mereka dibawah ini: 

1. I: Hellbound
2. I Can’t Breathe
3. Beauty Queen
4. Drug Of Choice
5. II: The Inferno
6. Star Of 666
7. Kiss Of Death
8. Rape Me (Nirvana cover)
9. Plastic
10. III: The 7th Gate
11. Unholy Eyes
12. Social Suicide
13. IV: Born Individual
14. Anti Hate
15. Hell On Earth
16. Amanda’s Song



Single terbaru dari Verse, the selfess of the earth

Verse merilis single terbaru mereka yaitu the selfess of the earth dari album terbaru mereka bitter clarity, uncommon grace yang akan dirilis pada 17 july mendatang. dengarkan single mereka disini: 

Setelah sukses mengharumkan nama musik Indonesia melalui tour Eropa mereka, kemudian White Shoes & The Couple Company merilis sebuah video dokumenter perjalanan tour mereka yang di beri title ‘Sans Tirte’. Video yang berdurasi kurang lebih 10 menit ini menceritakan perjalanan singkat selama Europe Tour 2012 (Cannes, Paris and Amsterdam) yang lalu.  Terlihat keceriaan dan sambutan yang meriah dari para audience yang menyaksikan penampilan mereka selama melakukan tour Eropa tersebut.

Kyoto by The Electric Sons

Banyak musisi electro dengan format duo, begitupula dengan Electric Son. Duo electric asal Atlanta ini merilis ‘self-titled E.P’ dan ingin memperdengarkan salah satu singlenya yang berjudul ‘Kyoto’  kepada kalian para penikmat musik. Enjoy!

Sacred Oath, band progressive trash metal ini merilis video “Blood Storm” di youtube untuk merayakan rilisan digital secara exclusive untuk Album baru mereka ” Spells and Incantation”, selamat menonton!

Loading posts...